Cafe Bromo ini menyediakan buffet dengan pilihan makanan yang cukup banyak dan enak (sayang aku gak foto makanannya)
![]() |
| Me(Left) and Chen |
Dan mengenakan pumpsku berwarna hitam yang menunjang tinggiku supaya gak terlalu tenggelam di antara teman-temanku. See it's height?
Pas itu, aku ditugasi Benita sebagai penerima tamu bersama dengan seorang temanku. Tapi temanku ini berkata "Eh Fan bentar ya, aku ke dalem ngambil minum" Dan gak balik-balik! Setelah aku kelaperan dan friendless sendirian di depan, aku masuk dan ternyata ngliat dia lagi asyiknya ngobrol dan ngakak-ngakak sama teman-teman di dalam. Kontan aku ngambek dan pasang muka BeTe. Aku makan sebanyak mungkin biar aku ada kerjaan. BeTe banget tau! Udah aku ini laper dan haus, ditinggal pula!
Aku yang moodnya jadi kayak singa ini makan dalam diam. Kalo ada yang manggil cuma kutatap dengan pandangan garang. Ketika itu, aku digangguin sama seorang temenku. Kakiku disenggol-senggol. Spontan aku nyolod "Apaa seh?!" Dan dia segera diam seribu bahasa (And later, when I apologize about what I did, he was just saying: "Hah? When were you angry? I didn't realize")
Kami lalu ngasi surprise ke Benita. Kami ngasih kalung swarovsky ke Benita. Dan kami khusus request ke orang yang disukai Benita buat masangin kalungnya ke Benita. So sweet abisss!!

No comments:
Post a Comment