Monday, 25 March 2013

Saturday Night with best friend

It's saturday after the school exam! Yeaaah~
Well, not literally after sih... There's still one more left on Monday. But that's only Art and Extensive English which mean we don't have to study too hard like the day before. Ahahaha~

Yeah, we already set our plan to hangout since Thursday or Friday. And like my tradition, since this is weekend, many people go out. Therefore, I have to look beautiful. That's become my bestfriend, Sania's principle too.

Berhubung aku selalu mengenakan dress dengan cute-look, aku berniat untuk mengganti imageku hari ini. Aku berniat tampak sedikit lebih dewasa. Aku mengenakan eyeliner di bagian atas dan bawah mata supaya mataku tampak lebih tegas dan lebar serta merapikan alisku sedikit saja. Karena toh pada dasarnya alisku sudah bagus dan memiliki bentuk yang tegas. So I didn't put too much effort on it.

Dan untuk rambutku, aku masih dalam proses memanjangkan rambut, jadi masih sampai sebahu. Dan seperti yang kalian tahu, kalo rambut lagi sebahu itu jeleknya minta ampun dan mencuat-mencuat keluar. Untuk rambutku, aku hanya mencatok masuk supaya terlihat walaupun middle-long tetap rapi dan berbentuk. Aslinya? Wah wah wahhh~ I don't even want to talk about that LOL





Aku memilih 2 pieces untuk bajuku. Atasan tank polos berwarna coklat dari bahan chiffon. Yang sebenarnya aku sedikit kebesaran memakai itu. Karena kebesaran itulah, akhirnya kuputuskan juga untuk memakai skinny jeans (Anda akan sangat jarang melihatku mengenakan celana panjang, karena aku sebenarnya nggak hobby pake celana panjang ato apapun yang panjang-panjang, even legging or stocking) Paduan itu sebenarnya tampak bagus. Atasan yang U-neck coklat polos dan rambut yang middle long membuat area dada-leher tampak sepi. Akhirnya kuputuskan juga untuk mengenakan kalung berwarna emas yang belum pernah kupakai sama sekali (yeah, aku punya banyak barang yang kusuka tapi gak pernah tahu mau kapan dan dengan apa kupakainya. Alhasil, barang-barangku cuma sekali atau 2x pake)
Charles and Keith



Sambil menunggu jemputan, aku melihat-lihat ulang koleksi sepatuku. Dan olala~ Aku memiliki sebuah sepatu dari Charles and Keith sejak tahun lalu. Pumps berwarna coklat dengan jaring-jaring yang baru sekali kupakai dan aku bahkan lupa memiliki sepatu itu. Well, to be honest, aku tidak nyaman mengenakan sepatu itu. Selain lepas-lepas (padahal udah ukuran 36) dan sakit dipakenya. Karena aku mikir sepatu ini gak pernah kupake dan aku pengen tampil mature, aku memutuskan untuk nekat pake sepatu itu. Alhasil? Lecet semua kakiku.

Me and Sania


Dan Sania, temanku, dia mengenakan dress berwarna merah dan sebuah heels dari EVB berwarna merah muda. Dia yang sudah tinggi tambah tinggi mengenakan heelsnya. Ouch, aku tenggelam sekali jalan di sebelahnya. Dia juga lecet-lecet mengenakan sepatunya. Jadinya kita sama-sama lecet dan tersiksa. But beauty is a pain, right? Ahahahaha

Oz: The great and powerful

Oz the great and powerful adalah sebuah film yang disutradarai oleh Sam Raimi, di produseri oleh Joe Roth dan ditulis oleh David Lindsay Abaire dan Mitchell Kapner. Film ini dibintangi oleh James Franco (The Oz) Mila Kunis (Theodore) Rachel Weisz (Evanora) dan Michelle Williams (Glinda). Film ini berdurasi 127 menit. Film yang cukup panjang, bukan?

Oz: The great and powerful yang diproduksi ini memiliki kaitan dengan Wicked musical yang dulu pernah digelar di Singapore Marina Bay. Tapi sayang, aku tidak sempat melihat musicalnya pada saat itu. Aku sendiri baru menyadari hal itu ketika nonton Oz-nya sendiri. Dan setelah googling, ternyata memang mereka memiliki judul yang sama-sama ada Oz-nya (The untold story of witches of the Oz) Tapi entahlah. Anyone can tell me?









Oz: The great and powerful adalah sebuah film yang menggabungkan antara sulap, tekhnologi dan sihir.
Pertamanya melihat film ini pasti terasa aneh, karena pada menit-menit pertama kita disuguhi black and white movie dengan kualitas gambar jadul.
Jadi ceritanya adalah:

Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang pesulap yang menamai dirinya sendiri Oz. Oz ini dianggap penipu karena senang melakukan trik-trik sulap pada eranya. Oz memiliki seorang idola, yakni Thomas Alva Edison, yang menemukan bola lampu dan layar film. Oz memiliki musuh yang mengejar-ngejarnya karena Oz terlibat hutang yang cukup besar. Oz pun kabur dari orang yang menagih hutangnya ini dengan menaiki sebuah balon udara. Kabur dari penagih hutang, tapi ternyata balon udara ini dihadang oleh tornado aneh yang membawanya ke negeri lain.
Nah, di negeri lain inilah semuanya mulai berwarna-warni. Walaupun editannya cukup kentara, tapi pemandangannya cukup menghibur dan indah.

James Franco as Oz

Milla Kunis as Theodore
Oz bertemu dengan seorang penyihir bernama Theodore. Theodore jatuh cinta dengan Oz dan dia percaya bahwa Oz adalah orang yang nantinya akan menyelamatkan negeri sihir ini dari penyihir jahat, yang kebetulan juga memiliki nama yang sama, which is Oz.

Rachel Weisz as Evanora
Theodore memiliki seorang kakak bernama Evanora, Evanora memimpin negeri ini menggantikan raja terdahulunya. Berdasarkan cerita Evanora, Oz land ini tidak memiliki raja karena sang raja dibunuh oleh penyihir jahat ini. Sehingga Evanora harus turun tangan untuk menggantikan jabatannya dan mengusir penyihir jahat ini. Tapi, penyihir jahat ini masih cukup berkuasa di seberang. Saat Theodore mengenalkan Oz kepada Evanora, Evanora tidak yakin bahwa Oz adalah penyihir yang diramalkan. Tapi tidak bisa berbuat apapun, akhirnya Glinda mengajak Oz berkeliling istana sambil memancing-mancing Oz untuk menunjukkan bakat sihirnya. Tapi Oz berhasil mengelak. Akhirnya, Evanora mengajak Oz ke ruangan terakhir di istana. Di sana dia melihat gunungan emas. Terbuai dengan emas ini, Oz menyanggupi permintaan Evanora untuk membunuh penyihir jahat di seberang. Hanya dengan mematahkan tongkatnya penyihir itu akan menjadi tidak berdaya. Demikian kata Evanora.

Di dalam perjalanannya, Oz bertemu dengan sebuah gadis porselen yang pecah. Dengan lemnya, Oz memperbaiki gadis porselen ini. Dan akhirnya gadis porselen ini bergabung dengan Oz melanjutkan perjalanannya mencari penyihir jahat. Tak lama, Oz bertemu dengan sosok berjubah yang mencurigakan. Dengan asumsi bahwa dia adalah penyihir jahatnya, Oz mengatur rencana untuk mencuri tongkatnya. Tapi ternyata dia ketahuan! Dan sungguh dia terkejut, bahwa ternyata di balik jubah itu, tampak sosok wanita cantik yang tidak menyerupai penyihir jahat sama sekali. Penyihir ini bernama Glinda. Dan menurut Glinda, justru Evanora lah yang membunuh raja terdahulu lalu mengusirnya. Oz jatuh cinta kepada Glinda, dan dia kemudian sekarang berusaha untuk membantu Glinda. Tapi apa daya? Karena Glinda tidak memiliki prajurit apapun selain kurcaci-kurcaci yang bisa menjahit baju yang sangat bagus, petani renta dan ilmuwan yang bisa menciptakan apapun.

Michelle Williams as Glinda
Evanora yang selama ini memantau Oz menyadari kedekatan Glinda dan Oz. Di tengah frustasinya, Theodore masuk, melihat kedekatan Oz dan Glinda di bola kaca Evanora, Theodore yang sebelumnya berhati baik menjadi dendam kepada Glinda. Dia ingin melupakan rasa sakit hatinya dan dengan bantuan Evanora, Evanora memberi Theodore sebuah apel yang katanya bisa melupakan sakit hatinya. Theodore memakan apel itu dan dia sadar dia telah dikecoh oleh Evanora. Theodore berubah menjadi sosok yang mengerikan dengan kekuatan sihir yang jauh lebih kuat dibanding Evanora dan Theodore sendiri sebelum dia memakan apel tersebut.
Theodore being a witch. It's the with the wicked singapore, right?

Lalu, bagaimanakah cara Oz serta Glinda mengalahkan Theodore serta Evanora?





Watch Oz: The Great and Powerful ;)

Friday, 22 March 2013

Bandar Djakarta

March 16,2013

Sabtu itu adalah hari Sabtu menjelang Ujian Sekolah. Karena menjelang Ujian Sekolah yang berpengaruh untuk kelulusan, sudah selayaknya bila weekend ini dilalui di rumah dan belajar. Aku sih juga sudah mempersiapkan diri untuk belajar saja di rumah (well, boarding house) Tapi siapa sangka ternyata gebetanku punya inisiatif buat ngajakin aku jalan. Well, sebenarnya memang ada rencana buat jalan, tapi pertamanya dia bilang ternyata ga bisa karena mau les, dan biasanya juga dia lupa kalo janji ngajakin jalan. Makanya, he's not reliable kalo urusan jalan. Eerrr....


Yeah, he invited me to join his family to eat at Bandar Djakarta. Sebenarnya sih sungkan, tapi kata best friendku gak apa, ya udah aku iya'in aja ajakannya. Sebenarnya ingin tampil cantik dengan mengenakan dress buat sekedar jalan atau mengenakan setelan blazer. Tapi kupikir-pikir, saat itu sudah malam, well nearly 8.30 PM. Jadi prediksiku cuma buat dinner aja trus pulang. Jadi buat apa aku dandan cantik banget. Yahh... Dandan paling gak biar tampil cantik dan layak dipandang tapi gak berlebihan. Hey, but I really did feel beautiful that time!

Aku hanya mengenakan atasan yang dari bahan satin berwarna coklat dan hotpants. Aku tanya sih pas itu sama gebetan, perlu pake heels apa gak. Katanya ga usah, ya udah aku pake flat shoes yang gak bagus-bagus banget. Berhubung aku ini mungil, jadi aku gak koleksi banyak flat shoes. Dan flat shoesku semuanya berasal dari the little things she need. LOL. Sayang aku ga foto dari atas sampe bawah. Mau foto sih di Bandar Djakartanya, tapi sungkan ehehehehe... Padahal kapan lagi?

Bandar Djakarta Surabaya terletak di daerah barat di depannya Hakata Ikkousha. Restaurant seafood ini tergolong baru dan aku ngidam banget ke sini. Tapi dengan harganya yang mahal dan jauh, aku harus mengurungkan niatku untuk makan di sana. Kalo mama dan papa dateng, mereka biasanya di daerah timur dan malas untuk pergi ke daerah barat. Jadi ya,  kunikmati saja malam mingguku di Bandar Djakarta ini. Orang tua gebetanku ini (yeahh, ada papa mama sister brother and he) memesan banyak makanan yang kebetulan kesukaanku. Which is~~ Crab! Khekhekhekhe ada prawn juga dan pesan berbagai macam ikan. Ikan Sukang, Ikan Kerapu, Kerang, Kepiting, dan berbagai macam udang. Surga~
Walaupun niatnya sungkan-sungkan dan ga makan banyak, tapi ya ternyata itu memang tinggal niat. Memang sih aku ga makan banyak nasi. Tapi makan banyak lauk. Ahahahaha~

Selesai dinner pukul 10 PM, ternyata si dia masih berniat ngajakin jalan. Aw~ He did think of me. Ahahaha~
Berhubung aku pengen nonton Oz: the great and powerful dan Sabtu ada jam midnight, akhirnya kami nonton. Walaupun sebelumnya sempat dilanda rasa galau, antara sempat atau tidak nontonnya. Khawatir kalo bioskopnya udah tutup atau terlambat beli tiket. Tapi toh akhirnya kami dapat lho! Here it is~


Yeah, it's 23.20 WIB. I always want to try watching movies at midnight <3


March 2, 2013




Akhirnya ujian praktek di sekolahku sudah selesai. Setelah seminggu kami dikejar deadline ini-itu mengerjakan tugas ini-itu mempersiapkan segala sesuatunya untuk bahan ujian praktek, berlatih ini-itu untuk ujian praktek, akhirnya hari Sabtu yang kami tunggu-tunggu datang juga! Seperti orang yang mengidamkan air, aku mengidamkan jalan-jalan dan hangout.
Gimana-gimana, hari Sabtu itu aku dibikin bad mood juga. Aku sih pengennya pas itu ngedate sama gebetan. Tapi ternyata dianya punya schedule lain. Oh well, that’s alright. Toh aku juga punya schedule lain :p
Seorang teman mengajakku jalan di hari Sabtu itu. Niatnya sih dandan cantik buat mejeng. Tapi ternyata tujuan mejengnya gak bener. Ahahaha. Berhubung seorang teman ini baru pulang gereja jam 7 malam dan sudah harus pulang jam 9 malam dan gak boleh jalan jauh-jauh, akhirnya kami Cuma jalan di daerah Surabaya pusat, di sekitar gereja HKY. Kami memutuskan untuk nongkrong di sebuah restaurant bernama Vitto Benetto.
Konon, Vitto Benetto ini adalah restaurant Italy dengan harga terjangkau dengan kualitas makanan yang top. Tapi orang yang datang di Vitto Benetto ini ya orang couple. Jadi salah besar kalo mau mejeng di sini atau weekend di sini kalo lagi jomblo. However we still come. Ahahaha~
Kami benar-benar dandan cantik pada hari itu.


 Aku pada hari itu memutuskan untuk mengenakan sebuah dress beludru hitam dengan lace emas, bought from Bangkok by my sister. Berhubung dressnya berkerah shanghai yang menutupi leher, dengan rambutku yang middle-long akhirnya kuputuskan untuk menata rambutku ke satu sisi sehingga walaupun tidak perlu mengangkat rambut tapi kesan di leher tidak terlalu crowded. Siangnya pulang sekolah aku sempat jalan ke TP dan melihat sebuah heels bagus di charles and keith, berwarna biru navy. Fell in love with it, and i haven't bought any shoes for a long time. So I decided to buy it :p
 




Well, pesertanya Cuma dikit sih. Cuma aku dan 4 teman lainku. Dan salah seorang dari kami yang sudah punya pacar mengajak serta pacarnya. Jadi kami Cuma berenam. Datang dari pukul 6, sambil menunggu temanku yang pulang gereja dan mengobrol sampai pukul 9, lalu pulang.
Gak biasanya sih aku pulang jam 9. But however, aku sudah cukup puas. Walaupun biasanya jam 9 aku baru mulai nonton atau bahkan makan malam. Ahahahaha~

Saturday, 9 March 2013

Elvina's

Now it's her time, our Elvina Febriyani's sweet 17th. She celebrated her sweet 17th at Mercure Hotel, Surabaya. Finally, our magnae had turned to 17th.
She celebrated it on 16th February.
Me and my friends dimintai tolong untuk menjadi polo. Dan dresscodenya adalah long dress. Well, of course ini sebuah tantangan tersendiri bagiku untuk mencari long dress yang cocok untukku. Dan untungnya, di detik-detik terakhir saat aku mencari long dress (tempat disensor) aku nemu bajunya. Well, dengan harga yang relatif mahal, akhirnya kubeli juga. Daripada gak nemu sama sekali, aku malah bingung nanti. So, here I am 
Mom said, bajuku itu mestinya midi untuk orang yang tinggi. So sad


Polonya seru abis lho, kami dansa. Tariannya Can I have this dance dari High School musical 3. <3
Lalu setelah itu kami makan disusul oleh game. Lalu tiba saatnya kami ngasi surprise. Kami ngasi clutch Aldo dan parfum Marks&Spencer. Lalu ada satu kado khusus dari DC, he personally gave Elvi an swarovsky! Omoo~ What a romantic guy he is~ >.<

Berhubung ga ada acara disco time, akhirnya di akkhir acara we, girls, foto-foto dengan gaya girls generation. Jauh sih bedanya... Ahahahhaaa



Benita's sweet 17th

Beberapa minggu lalu, temanku yang bernama Benita Koesmarsono merayakan ulang tahunnya yang ke 17 di Cafe Bromo, Sheraton, Surabaya.

Cafe Bromo ini menyediakan buffet dengan pilihan makanan yang cukup banyak dan enak (sayang aku gak foto makanannya)

Me(Left) and Chen
Aku memutuskan untuk mengenakan dress berwarna hijau dengan renda-renda di bagian pinggang yang membuat perutku tidak tampak besar. Ihhiiiy~
Dan mengenakan pumpsku berwarna hitam yang menunjang tinggiku supaya gak terlalu tenggelam di antara teman-temanku. See it's height?

Pas itu, aku ditugasi Benita sebagai penerima tamu bersama dengan seorang temanku. Tapi temanku ini berkata "Eh Fan bentar ya, aku ke dalem ngambil minum" Dan gak balik-balik! Setelah aku kelaperan dan friendless sendirian di depan, aku masuk dan ternyata ngliat dia lagi asyiknya ngobrol dan ngakak-ngakak sama teman-teman di dalam. Kontan aku ngambek dan pasang muka BeTe. Aku makan sebanyak mungkin biar aku ada kerjaan. BeTe banget tau! Udah aku ini laper dan haus, ditinggal pula!

Aku yang moodnya jadi kayak singa ini makan dalam diam. Kalo ada yang manggil cuma kutatap dengan pandangan garang. Ketika itu, aku digangguin sama seorang temenku. Kakiku disenggol-senggol. Spontan aku nyolod "Apaa seh?!" Dan dia segera diam seribu bahasa (And later, when I apologize about what I did, he was just saying: "Hah? When were you angry? I didn't realize")

Kami lalu ngasi surprise ke Benita. Kami ngasih kalung swarovsky ke Benita. Dan kami khusus request ke orang yang disukai Benita buat masangin kalungnya ke Benita. So sweet abisss!!